Monday, June 29, 2009

Maafkan Kami, Tuhan...

Maafkan kami, Tuhan…
Kalau kami terlalu banyak meminta
Minta ini dan itu…
Tak pernah merasa puas…
Apalagi merasa cukup …
Dengan apa yang telah Kau beri

Maafkan kami, Tuhan…
Kalau kami terlanjur mudah merasa iri
Atas kegemilangan
Dan kemudahan yang didapat orang lain
Tanpa tahu proses yang dilaluinya
Yang mungkin penuh air mata…
Malam-malam penuh kekuatiran…
Dan kegelisahan…
Tanpa tahu harus berbuat apa…
Karena terlalu sering…
Kami hanya melihat apa yang terlihat…
Dari kaca mata kami…
Tanpa tahu apa yang sesungguhnya terjadi
Dan ada apa di balik itu semua…

Maafkan kami, Tuhan…
Kalau ketika kami sedang gembira
Kami lupa mengucap syukur
Namun ketika kami bermasalah besar
Kami adalah orang yang pertama lari kepada-Mu
Karena di saat itulah kami tahu
Kami tak berdaya…
Kami lemah…
Kami tak kuasa…
Melawan hidup dan permasalahannya
Karena kami hanya manusia biasa
Dan seketika…
Ketika kami sudah lepas daripadanya
Kami kembali tenang dan bahagia
Dan (lagi-lagi) terkadang lupa
Memenuhi mulut dan hati kami
Dengan ucapan syukur dan terima kasih kepada-Mu

Maafkan kami, Tuhan…
Atas kesombongan kami…
Atas keserakahan kami sebagai manusia…
Atau kemampuan kami untuk menghalalkan segala cara…
Untuk mengambil keuntungan semata…
Tanpa peduli lingkungan atau sesama…
Karena sebetulnya
Kami (lagi-lagi) terkadang lupa
Bahwa kami bukan penguasa dunia
Namun, Engkaulah yang empunya segalanya

Maafkan kami, Tuhan…
Untuk segala salah yang kami perbuat
Untuk pikiran, perkataan, dan perbuatan kami
Yang tak berkenan di hadapan-Mu

Maafkan kami, Tuhan…
Selagi masih ada waktu bagi kami di dunia ini
Semoga kami mau terus memperbaiki
Sikap-sikap yang kurang baik…
Pikiran-pikiran negatif…
Kebiasaan-kebiasaan tak terpuji…
Yang ada dalam diri kami…

Maafkan kami, Tuhan…
Dan kami yakini bahwa pintu maaf-Mu
Tak pernah terkunci
Selalu terbuka untuk setiap insan
Yang mau bertobat dan berbalik ke jalan yang benar.
Amin.

Singapore, 30 June 2009
-fon-

No comments:

Post a Comment