Sunday, February 21, 2010

Gila Musik


Dari lahir sampe hari ini, rasanya musik memenuhi hidupku. Mulai dari kecil, lagu anak-anak sampe lagu Bang Rhoma, halah! (Dengan malu hati, aku mengakui kalo ternyata pernah nyanyiin lagu-lagu Bang Rhoma dengan fasih ketika masih di usia 18 bulan kata Mama dan kakakku, padahal sekarang udah meluap entah ke mana hehe…).

Dan hari-hari berganti dengan cepat. Mulai dari setia mendengar radio bersama kakakku yang beda tujuh tahun di atasku. Dia senang mendengar lagu dari saluran radio yang menyiarkan siarannya secara lokal, tanpa iklan, dan kami malah bersahabat dengan penyiarnya yang siaran dari rumah gitu deh. Senangnya! Lagu-lagu cinta, of course mendominasi. Seperti zaman-zamannya ‘ Nothing’s gonaa change my love for you’, Careless Whispers, That’s what friends are for. Bukan lagu baru yang dikenal anak-anak ABG sekarang, tapi waktu aku jadi ABG, lagu-lagu seperti inilah yang mengisi hari-hariku. Tambahannya tentunya lagu-lagu Mandarin kegemaran bokap, karena bokap dulunya vokalis band. Jadi dari mana kegilaan akan musik ini muncul di diriku, sudah tertebak pastinya:)

Lagu Endonesa zaman baheula, pasti tahu donk. Dari Deddy Dores, Obbie Mesakh, Pance Pondaag, Christine Panjaitan, Dian Pisesha, Koes Plus, wuahhh…bukan penggemar mereka sih, tapi tahulah…Kan dulu acara TV belum banyak, sehingga nontonnya paling S-A-F-A-R-I SAFARIIII itu dan Selekta Pop…Hihihi…Ketauan deh, ABG di tahun berapa gw ini wkwkwk….

Aku lupa kapan tepatnya, tapi Rio Febrian, Marcel, Reza, dan Glenn Fredly mulai mengisi hari-hariku. Dan yang paling kusuka, Glenn donk! Sampe pernah nonton konsernya segala. Lagu-lagu Endonesa berirama R n B menjadi kesukaanku. Asiknya! Belum lagi kreativitas yang muncul dari Project P aka Project Pop, Pandhyangan, dan Seriues, juga menjadi pilihan untuk didengar. Karena kreatif sih!:) Oh iya, aku juga suka Iwan Fals, Ungu, Peter Pan,Slank, tapi gak semua lagunya, hanya beberapa saja sih… Tapi masih bisalah ngikutin sedikit-sedikit…

Sementara bermunculan juga idola-idola baru. Dari Mandarin, masih bisalah nyambung dengan F4, Jay Chou, David Tao, Wang Lee Hom, setelah sebelumnya didominasi oleh Alex To, Aaron Kwok, Jacky Cheung, Leon Lai (Li Ming), dan Andy Lau. Group-group baru juga sementara diikuti perkembangannya ketika di Singapura. SHE misalnya. Ato penyanyi dari negeri Singa tapi ngetop di Asia khususnya Taiwan dan Hongkong. Stefanie Sun (Sun Yen Ce) dan JJ Lin. Ada juga penyanyi asal Malaysia yang terkenal emosional karena pernah nonjok orang, Gary Cao. Di antara mereka semua, yang paling mempengaruhi aku sebagaimana Glenn di Indonesia, adalah Jay Chou. Si genius yang mulai latihan piano di umur 3 tahun (konon kabarnya begitu), betul-betul memberikan warna di hari-hariku. Mungkin buat penggemar Teresa Teng misalnya, lagu-lagu Jay Chou akan seperti lagu yang kumur-kumur, bergumam tanpa kejelasan lafal yang pasti. Diiringi ‘rap’ sedikit, piano yang memukau, wahhh…jadi keren:)

Kalau dari Amrik, teteplah dulunya ngikutin top 40. Apa aja yang ada di MTV ato channel V. Dan salah satu yang gw suka, Alicia Keys. Cool banget dan cucok musiknya ama aku. Sekarang karena kesibukan jaga anak dan berkurangnya kesempatan buat ngikutin musik-musik itu, masihlah beberapa nama menghiasi pikiranku dan hatiku. Dulu sih Boyband semisal Take That, Backstreet boys ato malah NKOTB (New Kids on the Block) jadul itu, tetap jadi favorite. Setelah itu ada deretan semisal Maroon Five, Pink, Bon Jovi, ato mungkin Michael Bubble yang beberapa lagunya jadi favorite. Usher ato mungkin group acapella Neri per Caso juga kusuka (itu sih dari jaman dulu punya ya…). Pokoknya yang unik, menarik, dan soulful. Itu jadi pilihanku. Dan deretan itu juga bertambah dengan Black Eyed Peas, Gwen Stefani, Beyonce ato groupnya dulu Destiny’s Child.

Kalo tiap tahun ngikutin American idol, pastinya suka dengan beberapa di antaranya. Seperti Ruben Studdart (tipe lagunya aja ya, sayangnya doski gak ngetop lagi hehe). Bo Bice, David Cook dan of course Adam Lambert! Sekarang, biarpun belum mulai, hati saya telah jatuh tuh tuh…pada Andrew Garcia… Kalo aja gw bisa voting, pasti gw pilih deh elo, bro!

Kalo di Indo, sukanya Mike Mohede. Soulful geto deh…

Sekarang deretan itu bertambah dengan group Korea. Tapi pengetahuanku terbatas sekali kalo soal perkoreaan. Dulu cuma suka Shinhwa dan sedikit lagu BoA. Tambahan sedikit setelahnya: Super Junior dan Wonder Girls. Kalo Jepang juga kurang ngikutin, cuman kayak Takuya Kimura and his bands aja. Yang pasti, seneng-seneng aja, hepi-hepi aja. Asalkan soulful, kreatif ato beda, dan dengan vokal yang bagus, rasanya aku selalu suka hehe…

Musik selalu mempengaruhiku. Dulu belajar juga sambil denger musik. Kakakku sampe bingung, gimana masuk ke otak kalo belajarnya berisik gitu? Anehnya, aku malah lebih bisa masuk otak kalo sambil nyanyi-nyanyi kecil. Kalo gak ada musik malah rasanya aneh sekali. Gak enak geto lho…:) Sekarang kalo nulis juga banyakan sambil denger musik, dan tak jarang lagu bisa jadi inspirasi penulisanku (seperti juga yang banyak dialami rekan-rekan yang suka menulis juga pastinya).

Hmmm, di luar itu semua, ada juga deretan musik rohani yang kusuka. Mulai dari Viona Paays, Giving My Best, Trueworshippers, Hillsongs. Yang paling mempengaruhiku adalah Sidney Mohede donk pastinya… Belum lagi band-band rohani lainnya yang kusuka. Deretan itu bertambah dengan siapa saja yang berani ‘out of the box’ sambil tetap mempersembahkan musiknya bagi kemuliaan Tuhan. Terakhir, tambahan dari seorang teman: Toby Mac, keren:). Juga Dewayne Woods. Dan tambahan lain dari seorang teman lainnya: sebuah website tempat lagu rohani berkumpul, ini juga so cool… http://www.spiritandsong.com/. Mungkin karena aku baru kenal musik rohani setelah tahun 2000, deretannya pun tak terlalu banyak. Tapi aku juga gembira dan bahagia, kenal musik rohani… Senang mendengar orang-orang yang mempersembahkan talentanya bagi kemuliaan nama-Nya:)

Kalo serial musical, sekarang ini lagu suka-sukaaa banget sama Glee. Yang baru Season 1. Di Starworld. Asik deh nontonnya. Kalo High School Musical suka juga, tapi Glee lebih banyak memberi arti ya:) bukan cuman keren-kerenan semasa SMA aza tentunya….

Di masa depan, aku juga gak tau ya, lagu-lagu ato musisi apa yang bakal jadi fave-ku. Mungkin aja seperti Andrew Garcia kontestan American Idol itu ato Jennifer Chung yang setia memposting videonya di Youtube dan emang keren banget dan langsung mendapat tempat di hatiku. Abis, mereka itu talented banget. Ato bisa jadi seperti Afgan yang muncul dan langsung kurasa cucok seleraku mendengarnya. It could be anyone. Any group. Any serial or movies yang tentang musik pastinya…

Yang pasti: enak didengar, cocok di hati, dan ‘out of the box’. Soulful juga jadi pilihanku. Yah, itulah sekilas info dari apa yang kurasakan selama ini. Musik memenenuhi hidupku. Musik memenuhi hatiku. Gimana dengan kamu? Apa kamu juga (gila) musik???:)

HCMC, 22 Februari 2010

-fon-

* ditulis dengan EYG. Ejaaan Yang Gue mau wkwkwk…:P Pisss:)

sumber gambar:

http://www.electrofreakz.com/wp-content/uploads/2009/05/free_music_online.jpg

6 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Trims Mas Billy untuk infonya, wah boleh juga tuh...buat kenang2an...Ada Glen-nya gak? hhehehe...

    ReplyDelete
  3. Musik udah Masuk di telinga sejak kecil ..ya

    ReplyDelete
  4. @ Studioprastathom: iya, nih...sudah dari kecil...jadi gak bisa hidup tanpanya hehe...*lebay neh critanya*...Ma kasih udah baca dan komentar:)

    ReplyDelete
  5. dulu lebih gila, skrg juga gila, tapi tetep gila lagu yang dulu wkwkwkwkwk...

    kalau mandarin kayaknya batesnya itu ya zaman wang lee hom, jay chow, stefany sun, setelah itu aku juga udah kurang tahu.

    yg bule2 juga yang baru2 kurang tahu kalo gak liat mtv.

    jadi tetep tergila2 sama yang dulu deh :D

    ReplyDelete
  6. @ Femi: iyaaa, kadang gilanya ama yang dulu2 yang membawa memori jreng jreng jreng hehe...
    yang bule2, paling yah yang ngetop2 banget ato yang dari American Idol ato yang dapet award kayak Taylor Swift hehe...Sisanya yah musti tanya ama anak2 ABG sekarang hehe...

    ReplyDelete